Jatim News

Sunday, February 1, 2026

Pimpinan Astekpam Oleh Kalapas Jember: Soroti Kewaspadaan, Kebersamaan, dan Kepedulian

 


JEMBER - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Jember, RM. Kristyo Nugroho, memimpin Apel Serah Terima Kepala Regu Pengamanan (Astekpam) sebagai bentuk komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas, pada Minggu (01/02/2026). Kegiatan ini yang diikuti jajaran pengamanan ini merupakan upaya meningkatkan kedisiplinan, serta soliditas tim dalam pelaksanaan tugas.


Dalam arahannya, Kalapas menegaskan pentingnya untuk melakukan kewaspadaan, kebersamaan, dan kepedulian dalam pelaksanaan tugas sebagai langkah upaya deteksi dini guna meminimalisir terjadinya gangguan keamanan di dalam Lapas.


"Sebagai petugas pengamanan saudara harus senantiasa meningkatkan kewaspadaan, karena yang dijaga adalah manusia yang memiliki beragam latar belakang serta permasalahan, maka jangan lengah dan selalu mawas diri dalam melaksanakan tugas," tegas Kalapas.


Selain kewaspadaan, beliau juga menyoroti pentingnya menjaga kebersamaan dan kepedulian melalui penguatan komunikasi serta koordinasi yang baik antar pegawai maupun antar Seksi.


Lebih lanjut, Kalapas menekankan pentingnya menjaga kebersihan di setiap blok hunian. “Saudara-saudara juga harus bisa menjadi contoh yang baik kepada warga binaan, khususnya dalam membiasakan diri menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya,” tambahnya.


Menutup amanatnya, Kalapas mengingatkan seluruh petugas harus memahami isi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) terbaru. Beliau menegaskan bahwa pemahaman tersebut penting agar dalam melaksanakan tugas sejalan dengan prinsip keadilan, kemanusiaan, serta orientasi Pemasyarakatan yang menitikberatkan pada pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan.


Kegiatan Astekpam ini tidak hanya sekedar formalitas, tetapi menjadi simbol kedisiplinan dan kebersamaan bagi jajaran regu pengamanan. Hubungan yang harmonis antar petugas diharapkan semakin mengoptimalkan kinerja Pemasyarakatan, sehingga keamanan dan ketertiban di Lapas Jember tetap terjaga dengan baik. (*)

Saturday, January 31, 2026

Pemenuhan Kualitas Makanan Warga Binaan, Komitmen Tak Tergoyahkan Lapas Jember

 


JEMBER – Dalam rangka mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Jember, RM. Kristyo Nugroho, melaksanakan pengawasan langsung terhadap penyelenggaraan layanan makanan bagi warga binaan, pada Sabtu (31/01/2026). Langkah ini dilakukan guna menjamin mutu dan kualitas layanan telah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.


Kalapas menjelaskan bahwa pengawasan terhadap penyelenggaraan layanan makanan harus dilaksanakan secara intensif. Dimulai sejak penerimaan bahan makanan untuk memastikan volume, kualitas, dan kelayakannya telah memenuhi standar mutu, sebelum memasuki tahap pengolahan dan pendistribusian.


Lebih lanjut, Kalapas menegaskan bahwa proses pengolahan bahan makanan di Lapas Jember telah memenuhi standar kebersihan dan kesehatan yang ditetapkan. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya "Sertifikat Laik Higiene Sanitasi Jasa Boga" yang diterbitkan oleh Dinas Kesehatan, serta "Sertifikat Halal" dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kabupaten Jember, sebagai jaminan bahwa makanan yang disajikan sehat dan layak dikonsumsi oleh warga binaan.


“Pengawasan layanan makanan kami lakukan secara menyeluruh, mulai dari penerimaan bahan makanan, proses pengolahan, hingga pendistribusian kepada warga binaan yang dilaksanakan tiga kali sehari, yaitu: pagi, siang, dan sore hari," jelas Kalapas.


"Setiap pendistribusian disertai dengan berita acara penerima makanan yang ditandatangani oleh perwakilan warga binaan dari masing-masing kamar, petugas jaga, dan petugas dapur sebagai wujud transparansi serta pertanggungjawaban bersama," imbuhnya.


Melalui prosedur yang terstruktur serta pengawasan ketat, Lapas Jember terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan, khususnya melalui penyediaan makanan berkualitas dan sesuai standar yang berlaku. (*)

Friday, January 30, 2026

Cetak Warga Binaan Berdaya Saing, Lapas Jember Berikan Berbagai Keterampilan Produktif

 


JEMBER – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, terus menguatkan pelaksanaan program pembinaan kemandirian sebagai bagian dari upaya membentuk warga binaan yang produktif, mandiri, dan siap kembali ke tengah masyarakat, pada Jumat (30/01/2026).


Program pembinaan kemandirian ini dilaksanakan secara berkelanjutan dengan memberikan berbagai pelatihan keterampilan yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Sejumlah kegiatan yang dilaksanakan meliputi : pembuatan meubeler, pengolahan tempe dan tata boga serta usaha di bidang jasa seperti laundry dan barbershop.


Selain itu, warga binaan juga dibekali keterampilan di bidang pertanian dan perikanan melalui program budidaya lele serta budidaya tanaman sawi yang dikelola secara terarah dan produktif. Berbagai kegiatan kerajinan tangan seperti : pembuatan cetakan risoles, tempat pisau, dan gantungan helm turut menjadi bagian dari keterampilan yang terus dikembangkan.


Seluruh keterampilan tersebut diberikan oleh instruktur yang kompeten di bidangnya serta dilaksanakan dengan pengawasan ketat dari petugas Seksi Kegiatan Kerja, guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, menjelaskan bahwa pembinaan kemandirian merupakan wujud nyata implementasi Pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan dan pemberdayaan warga binaan.


“Melalui pembinaan kemandirian, kami berupaya membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat menjadi modal utama setelah bebas. Harapannya agar mereka mampu mandiri secara ekonomi, baik dengan bekerja maupun membuka peluang usaha sendiri, sehingga dapat memberikan penghidupan yang layak bagi keluarganya,” jelas Kalapas.


Melalui program pembinaan yang produktif dan berkesinambungan, Lapas Jember tidak hanya memastikan warga binaan menjalani masa pidana, tetapi juga berperan aktif dalam membentuk pribadi warga binaan yang bertanggung jawab, sadar hukum, serta siap berkontribusi positif, demi terwujudnya Pemasyarakatan yang Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat. (*)

Wednesday, January 28, 2026

Korem 083/Bdj Laksanakan Pengamanan VVIP Kunjungan SBY di Kabupaten Pasuruan


Pasuruan – Komandan Korem (Danrem) 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir menyambut langsung kedatangan Presiden Republik Indonesia ke-6, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dalam kunjungan silaturahmi di kawasan Taman Dayu, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Rabu (28/1/2026).


Penyambutan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan kedekatan antara aparat kewilayahan dengan tokoh bangsa. Meski bersifat kunjungan pribadi, pengamanan tetap dilaksanakan sesuai prosedur untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan aman dan nyaman.


Kolonel Inf Kohir menegaskan bahwa Korem 083/Bdj memiliki tanggung jawab menjaga stabilitas keamanan wilayah, terutama saat menerima kunjungan tokoh nasional.

“Kehadiran Bapak SBY di wilayah tugas kami adalah kehormatan. Kami memastikan situasi tetap kondusif agar beliau dapat beraktivitas dengan tenang,” ungkapnya.


Kawasan Taman Dayu Pandaan dikenal sebagai salah satu kawasan strategis di Jawa Timur dengan lingkungan yang asri dan representatif. Lokasi tersebut kerap menjadi tujuan silaturahmi tokoh nasional karena menawarkan suasana yang sejuk dan nyaman.


Melalui pengamanan yang profesional dan humanis, Korem 083/Bdj berupaya menghadirkan rasa aman tidak hanya bagi tamu VVIP, tetapi juga bagi masyarakat sekitar. (Penrem083)

Ciptakan Pribadi Terbina Baik, Lapas Jember Perdalam Pembinaan Kepribadian Warga Binaan

  


JEMBER – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, terus mempertegas komitmennya dalam melakukan transformasi karakter melalui pembinaan kepribadian, pada Rabu (28/01/2026). Komitmen ini terus diwujudkan melalui pembinaan kepribadian di bidang keagamaan bagi warga binaan beragama Islam maupun Nasrani yang dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan.


Dalam pelaksanaannya, program pembinaan bagi warga binaan beragama Islam dilaksanakan melalui sinergi strategis bersama Kementerian Agama (Kemenag) Jember dan Ikatan Alumni Santri Sidogiri (IASS). Rangkaian agenda dimulai dengan pendalaman ilmu Al-Qur'an dengan materi Fiqih Ibadah seperti shalat, zakat, dan puasa serta Fiqih Muamalah yang mengatur hubungan antarmanusia seperti tata cara berinteraksi secara sosial. 


Penyajian materi keagamaan juga turut dipadukan dengan pengembangan seni religi sebagai sarana pengembangan diri. Kegiatan ini diimplementasikan melalui pelatihan nasyid, hadrah, serta seni tilawah Al-Qur’an. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kekhidmatan.


Sementara itu, pembinaan rohani bagi warga binaan beragama Nasrani dilaksanakan secara konsisten dengan pembimbing rohani dari persatuan gereja. Para warga binaan mengikuti rangkaian ibadah yang meliputi puji-pujian, renungan firman, dan doa bersama. Fokus bimbingan ini ditekankan pada penguatan karakter, penanaman nilai pengampunan, serta tanggung jawab moral sebagai modal dasar dalam menjalani masa pidana dan mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat.


Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, menjelaskan bahwa pembinaan kepribadian merupakan bagian penting mendukung keberhasilan proses reintegrasi sosial. Melalui pembinaan rohani, diharapkan para warga binaan mampu memperbaiki diri, menyesali kesalahan yang telah dilakukan, serta tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum.


“Pembinaan kepribadian di bidang keagamaan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara konsisten, guna memastikan setiap warga binaan memiliki fondasi spiritual yang kokoh. Kami berharap, melalui bimbingan keagamaan mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, beriman, dan bertakwa, serta memiliki akhlak yang kuat sebagai bekal kehidupan di masa depan,” jelas Kalapas.


Melalui pembinaan kepribadian yang terstruktur dan berkesinambungan, Lapas Jember berupaya membentuk karakter warga binaan yang tidak hanya patuh terhadap hukum, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual yang kuat. (*)

Tuesday, January 27, 2026

SPPG Polres Probolinggo Siap Layani 2.317 Penerima Manfaat Program MBG


PROBOLINGGO – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Probolinggo Polda Jatim terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah tentang Makan Bergizi Gratis (MBG).


Penerima manfaat MBG meliputi para siswa-siswi, yang mendapatkan menu makanan bergizi sesuai dengan standar gizi dan kebersihan yang telah ditetapkan.


Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan bahwa kehadiran SPPG Polri merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan gizi bagi pelajar. 


“Melalui SPPG Polres Probolinggo, kami berupaya hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan kebutuhan gizi, khususnya bagi pelajar dapat terpenuhi dengan baik,” ujar AKBP Wahyudin Latif, Selasa (27/1/26).


Lebih lanjut Kapolres Probolinggo menambahkan bahwa program MBG tidak hanya bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan makanan bergizi, tetapi juga sebagai langkah preventif dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.


“Saat ini sebanyak 2.317 penerima manfaat telah kami layani, dan jumlah tersebut akan terus kami tingkatkan,” tambah Kapolres Probolinggo. 


Pelaksanaan program MBG dilakukan dengan pengawasan secara rutin, guna memastikan setiap menu makanan yang disajikan memenuhi standar gizi serta kebersihan.


Dalam pelaksanaannya, SPPG Polres Probolinggo Polda Jatim juga melibatkan berbagai pihak terkait, mulai dari tenaga kesehatan hingga relawan, agar program berjalan secara optimal dan tepat sasaran.


Polres Probolinggo Polda Jatim berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperluas jangkauan penerima manfaat, sehingga program MBG dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. (*)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done