Jatim News

Thursday, October 29, 2026

Patriotik, Gigih, Berempati: Pesan Danrem 083/Bdj untuk Prajurit dan Generasi Muda


Malang – Mencintai bangsa harus dibuktikan dengan tindakan, menghadapi tantangan dengan kegigihan, dan menjaga persatuan melalui kepedulian. Nilai-nilai tersebut menjadi pesan utama Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Lapangan Makorem 083/Bdj, Kota Malang, Rabu (28/10/2026).


Amanat Danrem dibacakan Kasiter Korem 083/Bdj Letkol Inf Herawady Karnawan dalam upacara yang mengangkat tema “Patriotik, Gigih dan Berempati”. Tema tersebut mengandung pesan agar generasi muda dan prajurit memiliki kecintaan terhadap tanah air, semangat pantang menyerah, serta kepekaan terhadap sesama.


Danrem mengingatkan bahwa tantangan zaman menuntut generasi muda dan prajurit untuk cerdas, tangguh, disiplin, serta bijak memanfaatkan teknologi. Bagi prajurit, nilai-nilai tersebut harus selaras dengan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.


Danrem juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan dan memperkuat kerja sama dengan seluruh elemen bangsa. Semangat pemuda harus diwujudkan melalui karya, tanggung jawab, dan kontribusi positif bagi lingkungan.


Melalui momentum Sumpah Pemuda, Korem 083/Bdj mengajak seluruh prajurit untuk terus menjaga soliditas, memperkuat kepedulian kepada rakyat, dan menjadi teladan dalam mengisi kemerdekaan dengan pengabdian yang bermakna.


(Penrem 083/Bdj)

Tuesday, October 27, 2026

Polda Jatim Ungkap Dugaan Pembunuhan Berencana Dua Korban di Madiun, Satu Tersangka Diamankan

 


SURABAYA – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur mengungkap dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap seorang perempuan dan seorang anak berusia empat tahun di Kota Madiun.


Dalam perkara tersebut, penyidik menetapkan seorang pria berinisial DBM (40), warga Kota Madiun, sebagai tersangka. Tersangka diketahui memiliki hubungan pernikahan siri dengan korban perempuan.


Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Roy H.M. Sihombing menjelaskan, pengungkapan perkara berawal dari laporan orang hilang yang disampaikan keluarga korban kepada Polres Madiun Kota pada 5 Oktober 2026.


Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan serangkaian penyelidikan untuk mengetahui keberadaan korban.


“Kasus ini berawal dari adanya laporan orang hilang pada 5 Oktober 2026 yang dilaporkan ke Polres Madiun Kota. Berdasarkan laporan tersebut, dilakukan serangkaian penyelidikan untuk mengetahui keberadaan korban,” ujar Kombes Pol Roy H.M. Sihombing saat memberikan keterangan pers, Selasa (27/10/2026).


Dalam proses penyelidikan, petugas melakukan penelusuran terhadap sejumlah informasi, termasuk rekaman CCTV, jejak digital, serta lokasi yang diketahui pernah didatangi korban.


Dari hasil pendalaman tersebut, penyidik memperoleh petunjuk yang kemudian mengarah pada dugaan terjadinya tindak pidana.


“Dari hasil pengembangan dan alat bukti yang diperoleh, ditemukan fakta yang mengarah bahwa korban yang sebelumnya dilaporkan hilang diduga telah meninggal dunia. Selanjutnya, perkara tersebut kami dalami sebagai dugaan tindak pidana pembunuhan,” jelas Kombes Roy.


Berdasarkan hasil penyidikan sementara, kedua korban diduga meninggal dunia pada 20 September 2026 di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Madiun.


Korban perempuan diduga meninggal dunia di salah satu hotel di Kota Madiun, sedangkan korban anak diduga meninggal dunia di dalam kendaraan di wilayah Kota Madiun.


Penyidik selanjutnya melakukan serangkaian pemeriksaan dan mengumpulkan alat bukti hingga menetapkan DBM sebagai tersangka.


Terkait motif, Kombes Roy mengatakan penyidik masih melakukan pendalaman. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, terdapat dugaan perselisihan dalam hubungan pribadi antara tersangka dan korban perempuan yang menjadi salah satu latar belakang peristiwa tersebut.


“Motif sementara yang kami peroleh berkaitan dengan adanya perselisihan antara tersangka dengan korban perempuan. Namun, motif secara keseluruhan masih terus kami dalami berdasarkan keterangan, alat bukti, serta hasil pemeriksaan lainnya,” ungkap Kombes Roy.


Sementara terkait meninggalnya korban anak, penyidik juga masih mendalami rangkaian peristiwa dan motif tersangka.


“Berdasarkan keterangan tersangka kepada penyidik, terdapat kekhawatiran bahwa korban anak mengetahui peristiwa yang terjadi terhadap korban perempuan. Keterangan tersebut masih terus kami dalami dan akan disesuaikan dengan alat bukti lainnya,” jelas Kombes Roy.


Setelah kedua korban meninggal dunia, tersangka diduga melakukan serangkaian tindakan untuk menyembunyikan keberadaan jenazah sekaligus menghilangkan jejak perbuatannya.


Penyidik kemudian melakukan pemeriksaan di sejumlah lokasi dan menemukan berbagai barang yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.


“Penyidik telah menemukan sejumlah material yang diduga berkaitan dengan korban. Material tersebut telah diserahkan untuk pemeriksaan forensik, termasuk pemeriksaan DNA. Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan keterkaitannya dengan kedua korban,” terang Kombes Roy.


Selain melakukan pemeriksaan forensik, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa kendaraan, telepon seluler, peralatan, serta barang lain yang diduga berkaitan dengan perkara.


Seluruh barang bukti tersebut saat ini masih diperiksa dan didalami untuk memperkuat pembuktian serta merekonstruksi rangkaian peristiwa secara utuh.


Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan dengan ketentuan pidana terkait kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan meninggal dunia serta tindak pidana pembunuhan dan/atau pembunuhan berencana.


Penerapan pasal dilakukan berdasarkan konstruksi hukum, fakta serta alat bukti yang diperoleh penyidik dalam proses penyidikan.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengimbau masyarakat maupun insan media untuk menghormati privasi korban dan keluarganya, terutama korban anak yang masih di bawah umur.


“Kami mengingatkan seluruh masyarakat dan rekan-rekan media untuk tetap menghormati privasi korban. Jangan menyebarluaskan identitas, foto, alamat, maupun informasi pribadi lainnya yang dapat mengungkap identitas korban anak,” ujar Kombes Pol Abast.


Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi dalam proses penegakan hukum tetap harus berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap korban dan keluarganya.


“Kami berharap semua pihak membantu menjaga privasi korban dan keluarganya. Mari mengedepankan empati serta tidak menyebarluaskan dokumentasi maupun informasi mengenai korban secara berlebihan yang dapat menambah beban maupun menimbulkan trauma bagi keluarga,” tegasnya.


Polda Jatim memastikan proses penyidikan masih terus dikembangkan, termasuk melalui pemeriksaan forensik, pendalaman keterangan para saksi dan tersangka, serta pemeriksaan alat bukti lainnya.


Penyidik juga terus mendalami seluruh rangkaian peristiwa dan kemungkinan adanya pihak lain yang mengetahui ataupun berkaitan dengan perkara tersebut.


“Proses penyidikan masih berjalan. Kami akan menangani perkara ini secara profesional, transparan dan berdasarkan alat bukti serta ketentuan hukum yang berlaku,” pungkas Kombes Pol Abast. (*)

Monday, October 26, 2026

Kasad dan Kepala BNPB Bahas Karhutla Jatim, Korem 083/Bdj Siaga Perkuat Sinergi


Batu – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membutuhkan kesiapan, koordinasi, dan tindakan cepat seluruh unsur. Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., menyambut kedatangan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, S.Sos., M.Si., beserta rombongan di wilayah Malang Raya dalam rangka Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla Jawa Timur di Balai Kota Batu. Jumat 23/10/2026


Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi, Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Dr. Tri Handoko Seto, serta pejabat TNI dan instansi terkait. Danrem 083/Bdj bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan di wilayah.


Dalam paparan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Sekda Jatim Adhy Karyono menyampaikan bahwa tercatat 184 kejadian karhutla dengan luas terdampak mencapai 11.449 hektare. Penanganan dilakukan melalui berbagai metode, termasuk operasi modifikasi cuaca, drone water spray pemadaman manual, dan water bombing


Danrem menegaskan bahwa kehadiran Kasad menjadi dorongan bagi jajaran Korem 083/Bdj untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan. Korem siap mendukung pengerahan personel dan sarana untuk patroli, pemantauan wilayah rawan, serta edukasi kepada masyarakat.


Rakor ini menegaskan bahwa penanganan karhutla bukan hanya soal memadamkan api, tetapi juga mencegah kebakaran berulang, melindungi lingkungan, dan mengurangi risiko bagi masyarakat. Kesiapsiagaan bersama menjadi kunci agar setiap potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin.


(Penrem 083/Bdj)

Sunday, October 25, 2026

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0818 Lanjutkan Pengecoran Dinding Rumah Bapak Nanang

  


Kabupaten Malang – Semangat pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan oleh anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0818/Kabupaten Malang. Kali ini, anggota Satgas kembali melanjutkan pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Nanang yang berlokasi di Dusun Krajan, Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, melalui pekerjaan pengecoran dinding rumah.


Dengan penuh semangat dan kebersamaan, para anggota Satgas melaksanakan pekerjaan secara bertahap demi mendukung terwujudnya hunian yang lebih layak bagi keluarga Bapak Nanang. Pengecoran dinding menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pembangunan rumah, yang dikerjakan dengan mengutamakan ketelitian agar hasilnya dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya.


Di balik aktivitas pembangunan tersebut, tersimpan makna kepedulian yang mendalam. Kehadiran anggota Satgas TMMD bukan sekadar membantu pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui tenaga, waktu, dan kebersamaan yang diberikan, TNI berupaya menunjukkan bahwa pengabdian kepada rakyat dapat diwujudkan melalui aksi nyata.


Bagi Bapak Nanang, pembangunan rumah melalui program RTLH ini menjadi harapan untuk memiliki tempat tinggal yang lebih baik bagi keluarganya. Setiap tahapan pekerjaan yang diselesaikan menjadi langkah berarti menuju hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.


Kebersamaan antara anggota Satgas dan masyarakat sekitar juga mencerminkan kuatnya semangat gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan bangsa Indonesia. Dengan saling membantu dan bekerja bersama, pekerjaan pembangunan diharapkan dapat berjalan dengan baik sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan rakyat.


Melalui program TMMD ke-130, Kodim 0818/Kabupaten Malang terus berupaya mendukung pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program RTLH menjadi salah satu wujud nyata kepedulian terhadap kebutuhan dasar warga, yakni tempat tinggal yang layak untuk menjalani kehidupan sehari-hari.


Dengan semangat pantang menyerah dan pengabdian yang tulus, anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0818/Kabupaten Malang melanjutkan pengerjaan rumah Bapak Nanang hingga setiap tahapan pembangunan dapat diselesaikan dengan baik. :::

Tingkatkan Kesadaran Masyarakat, Satgas TMMD 130 Kodim Malang-Batu Perkuat Pencegahan Radikalisme

  


MALANG – Bertempat di Kantor desa Taji, kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0818/Malang-Batu melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan paham radikalisme sebagai bagian dari program sasaran nonfisik TMMD.


Kegiatan tersebut menghadirkan Kapten Czi Joko Susilo sebagai narasumber yang menyampaikan materi tentang pencegahan paham radikalisme, penguatan wawasan kebangsaan, serta pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (25/10/2026) 


Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0818/Malang-Batu menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.


Dengan sinergi TNI dan masyarakat, upaya pencegahan radikalisme diharapkan semakin optimal sehingga stabilitas wilayah Kabupaten Malang tetap terjaga dan persatuan bangsa semakin kokoh. :::

Rumah Layak Huni Untuk pak Nanang, Satgas TMMD Kodim 0818 Pasang Usuk Atap Rumah

 


MALANG – Semangat pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan oleh anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0818/Kabupaten Malang. Kali ini, anggota Satgas kembali melanjutkan pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Nanang yang berada di Dusun Krajan, Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, dengan melaksanakan pemasangan usuk atap rumah.


Dengan penuh semangat dan ketelitian, anggota Satgas bekerja bersama untuk menyelesaikan setiap tahapan pembangunan. Pemasangan usuk atap menjadi bagian penting dalam proses pengerjaan rumah, sebagai penopang rangka atap sebelum dilanjutkan ke tahapan berikutnya.


Di tengah aktivitas pembangunan, terpancar semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi ciri khas program TMMD. Para anggota Satgas terus mencurahkan tenaga dan kemampuan mereka demi membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman.


Bagi Bapak Nanang, setiap tahapan pembangunan rumah tersebut tentu memiliki arti tersendiri. Pengerjaan yang terus berlanjut menjadi secercah harapan bagi dirinya dan keluarga untuk segera memiliki hunian yang lebih baik. Kehadiran Satgas TMMD bukan hanya membawa bantuan dalam bentuk pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan perhatian dan kepedulian nyata dari TNI kepada masyarakat.


Program RTLH melalui TMMD ke-130 Kodim 0818/Kabupaten Malang menjadi salah satu wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kerja bersama dan semangat saling membantu, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan dukungan untuk memperbaiki kondisi tempat tinggalnya.


Kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan juga menjadi bukti bahwa pengabdian tidak selalu diwujudkan melalui hal-hal besar, tetapi dapat dimulai dari kepedulian sederhana yang memberikan dampak berarti bagi kehidupan sesama.


Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0818/Kabupaten Malang akan terus melanjutkan pengerjaan RTLH tersebut secara bertahap, dengan harapan rumah Bapak Nanang dapat segera rampung dan menjadi tempat berteduh yang nyaman bagi keluarganya. :::

Tuesday, October 20, 2026

Modus Ngaku TNI AL, Dugaan Penipuan Sertifikat Tanah Rugikan Dua Warga Lebih dari Rp150 Juta

 


Malang – Modus dugaan penipuan dengan mengaku sebagai anggota TNI Angkatan Laut untuk menawarkan jasa pengurusan sertifikat tanah terungkap di Kota Malang. Korem 083/Baladhika Jaya menindaklanjuti laporan warga berinisial AAP pada 3 Oktober 2026 setelah korban mengaku mengalami kerugian akibat menyerahkan uang untuk pengurusan Sertifikat Hak Milik (SHM).


Menindaklanjuti laporan tersebut, Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., memerintahkan Tim Intelijen Korem 083/Bdj melakukan pengumpulan data, patroli siber, serta berkoordinasi dengan Denpom V/3 Malang dan Polresta Malang Kota.


Hasil penelusuran mengarah ke sebuah rumah kontrakan di Perumahan D’Cluster Sukun Pondok Indah, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Dalam pemeriksaan pada 5 Oktober 2026, tim menemukan sejumlah atribut dinas TNI AL, magasin, amunisi, serta granat replika. Pengembangan pada 14 Oktober kembali menemukan barang bukti berupa HT, atribut kepangkatan, blangko KTA kosong, rekening bank, dan dokumen terkait.


Danrem menegaskan bahwa penyalahgunaan identitas dan atribut militer untuk memperoleh keuntungan pribadi tidak dapat ditoleransi. Ia mengimbau masyarakat memeriksa kebenaran identitas pihak yang menawarkan jasa dan segera melapor apabila menemukan indikasi penipuan.


Hingga kini, tercatat dua orang korban dengan total kerugian lebih dari Rp150 juta. Terduga pelaku berinisial VNS masih dalam pencarian, sementara penanganan perkara dilanjutkan bersama aparat penegak hukum.


(Penrem 083/Bdj)

Friday, October 16, 2026

Satu Pelanggaran Bisa Rusak Kehormatan, Korem 083/Bdj Perkuat Kesadaran Hukum Prajurit

 


Malang - Menjaga kehormatan prajurit tidak cukup hanya dengan keberhasilan menjalankan tugas, tetapi juga melalui kepatuhan terhadap hukum dalam setiap tindakan. Komitmen tersebut ditegaskan Korem 083/Baladhika Jaya melalui Penyuluhan Hukum Kodam V/Brawijaya TA 2026 yang digelar di Aula Makorem 083/Bdj, Kamis (15/10/2026).


Kegiatan yang diikuti prajurit, PNS, serta perwakilan pengurus dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana jajaran Korem 083/Bdj ini mengusung tema *"Pahami Hukum, Kendalikan Perilaku Guna Menghindari Penyesalan Serta untuk Menjaga Kehormatan Pribadi dan TNI AD."* Penyuluhan menjadi langkah pembinaan preventif untuk meningkatkan pemahaman hukum sekaligus mencegah pelanggaran di lingkungan satuan maupun keluarga.


Dalam sambutan Komandan Korem 083/Baladhika Jaya **Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han.**, yang dibacakan Kasi Log Korem 083/Bdj Letkol Arm Eko Sulistyono Sugiyanto, S.I.P., disampaikan apresiasi kepada Tim Penyuluhan Hukum Kumdam V/Brawijaya atas pembekalan yang diberikan kepada seluruh peserta.


"Satu pelanggaran kecil yang dilakukan oleh seorang prajurit akan berdampak besar. Tidak hanya bagi dirinya dan keluarganya, tetapi juga mencoreng nama baik satuan dan institusi TNI AD," tegas Danrem melalui sambutan tertulisnya. Pesan tersebut mengingatkan bahwa kehormatan seorang prajurit tidak hanya ditentukan oleh pangkat dan jabatan, tetapi juga oleh integritas serta tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.


Melalui penyuluhan ini, Korem 083/Bdj terus memperkuat budaya sadar hukum sebagai bagian dari pembinaan disiplin dan profesionalisme prajurit. Harapannya, setiap personel mampu menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat serta mendukung terwujudnya satuan yang tertib, berintegritas, dan bebas dari pelanggaran. ::::

Tuesday, October 13, 2026

Korem 083/Bdj Tegaskan Penghormatan Veteran Harus Diwujudkan Lewat Pelayanan Nyata

 


Malang – Kementerian Pertahanan RI menggelar Workshop Administrasi Veteran TA 2026 di Hotel Atria, Kota Malang, Selasa (13/10/2026). Kegiatan dibuka Kepala Pusat Veteran Babadnas Kemhan RI, Brigjen TNI Asep Tardiana Wachgi, untuk memperkuat tata kelola administrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada veteran.


Brigjen TNI Asep Tardiana Wachgi menegaskan bahwa pemenuhan hak veteran, termasuk tanda kehormatan, tunjangan, dan jaminan kesehatan, merupakan kewajiban moral dan hukum sesuai peraturan perundang-undangan, termasuk UU Nomor 15 Tahun 2012 tentang Veteran Republik Indonesia.


Pesan Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., yang dibacakan oleh Kasipers Korem 083/Bdj, menekankan bahwa penghormatan terhadap jasa veteran harus diwujudkan melalui pelayanan yang baik, kepastian administrasi, dan perhatian terhadap kesejahteraan mereka.


Melalui workshop ini, diharapkan koordinasi antarinstansi semakin kuat sehingga pengelolaan administrasi veteran terlaksana secara profesional, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.


Hak Veteran Jadi Perhatian, Kemhan Dorong Administrasi yang Akurat
Malang – Pemenuhan hak veteran menjadi perhatian dalam Workshop Administrasi Veteran TA 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan RI di Hotel Atria, Kota Malang, Selasa (13/10/2026). Kegiatan dibuka oleh Kepala Pusat Veteran Babadnas Kemhan RI, Brigjen TNI Asep Tardiana Wachgi.


Dalam arahannya, Brigjen TNI Asep Tardiana Wachgi menegaskan pentingnya pemenuhan hak veteran, meliputi tanda kehormatan, tunjangan, dan jaminan kesehatan, sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Administrasi yang tertib dan akurat menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan tersebut.


Melalui Kasipers Korem 083/Bdj, Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., menyampaikan bahwa jasa dan pengabdian veteran perlu dihargai melalui pelayanan yang profesional, kepastian administrasi, serta koordinasi yang berkelanjutan.


Workshop ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antarinstansi dalam mewujudkan pelayanan veteran yang tertib, transparan, dan berorientasi pada pemenuhan hak serta kesejahteraan penerima layanan.


Hormati Jasa Pejuang, Korem 083/Bdj Dorong Pelayanan Veteran yang Profesional
Malang – Penghormatan terhadap jasa para veteran perlu diwujudkan melalui pelayanan yang nyata dan berkelanjutan. Pesan tersebut mengemuka dalam Workshop Administrasi Veteran TA 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan RI di Hotel Atria, Kota Malang, Selasa (13/10/2026).


Kegiatan dibuka Kepala Pusat Veteran Babadnas Kemhan RI, Brigjen TNI Asep Tardiana Wachgi. Ia menekankan bahwa pemenuhan hak veteran, termasuk tanda kehormatan, tunjangan, dan jaminan kesehatan, harus dilaksanakan sesuai ketentuan perundang-undangan.


Dalam kesempatan tersebut, arahan Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., yang dibacakan oleh Kasipers Korem 083/Bdj, menekankan pentingnya pelayanan yang profesional, tertib, dan akuntabel sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian para veteran kepada bangsa dan negara.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak terkait semakin memperkuat koordinasi dan meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga hak veteran dapat dikelola secara tepat sesuai ketentuan yang berlaku.


Workshop Veteran di Malang, Kemhan Perkuat Tata Kelola dan Kesejahteraan
Malang – Kementerian Pertahanan RI terus mendorong peningkatan kualitas administrasi dan pelayanan veteran melalui Workshop Administrasi Veteran TA 2026 di Hotel Atria, Kota Malang, Selasa (13/10/2026). Kegiatan dibuka oleh Kepala Pusat Veteran Babadnas Kemhan RI, Brigjen TNI Asep Tardiana Wachgi.


Workshop ini menitikberatkan pada penguatan tata kelola administrasi untuk mendukung pemenuhan hak veteran, antara lain tanda kehormatan, tunjangan, dan jaminan kesehatan, sesuai ketentuan perundang-undangan, termasuk UU Nomor 15 Tahun 2012 tentang Veteran Republik Indonesia.


Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., melalui pesan yang dibacakan Kasipers Korem 083/Bdj, menekankan bahwa pelayanan veteran membutuhkan sinergi, ketelitian administrasi, transparansi, dan tanggung jawab dari seluruh pihak terkait.


Dengan pengelolaan yang semakin baik, diharapkan pelayanan kepada veteran dapat berlangsung lebih efektif dan akuntabel sekaligus menjadi wujud penghargaan terhadap jasa serta pengabdian mereka kepada bangsa dan negara. :::

Monday, October 12, 2026

Batituud Koramil 0818 Gondanglegi Dampingi Kunjungan Wakil Bupati Malang dalam Penyaluran BLT DBHCHT

 


MALANG – Bintara Tinggi Tata Urusan Dalam (Batituud) Koramil 0818/Gondanglegi, Peltu Cahyo, mendampingi kunjungan Wakil Bupati Malang, Drs. Hj. Latifah, dalam rangka penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Kegiatan tersebut dilaksanakan di PT Sayap Mas, Desa Sukosari, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.


Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang berhak menerima, khususnya mereka yang berkaitan dengan sektor hasil tembakau. Program BLT DBHCHT diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi penerima manfaat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Dalam kegiatan tersebut, Peltu Cahyo hadir untuk mendampingi kunjungan Wakil Bupati Malang sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan di wilayah binaan Koramil 0818/Gondanglegi. Kehadiran aparat kewilayahan juga menjadi bentuk sinergi TNI dengan pemerintah daerah dalam mendukung program sosial dan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.


Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah penerima BLT DBHCHT dalam kegiatan tersebut tercatat sebanyak 710 orang. Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara bijak oleh para penerima untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga dan mendukung kestabilan ekonomi rumah tangga.

Melalui kegiatan pendampingan ini, Koramil 0818/Gondanglegi menunjukkan komitmennya untuk terus menjalin koordinasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah serta berbagai pihak terkait. Sinergi tersebut penting guna memastikan program pemerintah dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Peltu Cahyo turut mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung. Dengan adanya penyaluran BLT DBHCHT ini, diharapkan bantuan pemerintah dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, dan warga.


Koramil 0818/Gondanglegi akan terus mendukung berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pembinaan teritorial, serta berupaya hadir di tengah masyarakat untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. :::

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done